Minggu, 14 Oktober 2012

MUNGKINKAH INI KARMA? (Cerpen)


 

 20 juli 2000. Hari itu  hari bahagiamu nak, hari itu kau wisuda TK. Mama bahagia melihatmu  memakai toga kecil dengan baju wisuda yang agak besar. Kau bilang, “mama.. nanti mama gak usah masukin putri di sekolah gede, kan sayang uangnya. Ini  juga udah kayak sekolah gede kan ma bajunya” sungguh lucu mama ingat ucapan dari bibir mungil mu itu nak, kau bilang kau tak perlu untuk disekolahkan di universitas, aduh naak..  bagaimana pun keuangan mama, kau tetap akan mamah kuliahkan.

                                                                           

Oktober 2001. “kenapa putri gak mau sekolah, katanya mau jadi ibu pilot. Ibu pilot itu harus pinter” mamah terus memaksa mu untuk terus sekolah nak, tapi kau tak mau. Kau bilang kalau sekolah itu banyak orang jahat, kau bilang uang jajan yang mama berikan ke-kamu habis oleh temen sekelas mu yang bernama toni.  Mama hanya tertawa mendengar ocehan mu itu, lalu kau berkata yang lucu sekali sampai-sampai mama geli mendengarnya, kau bilang “nanti kalau mama ga temenin putri sekolah, putri mau ngajak papa aja. Mamah gak boleh deketin papa, papa punya putri” haha.. dengan sedikit mengancam kau berlalu kekamar mu. Papa mu memang milik mu nak, milikmu dan Mama.

 

4 oktoberi 2005. Kau terkejut akan kejutan dari mama dan papa, pipi mu merah bak kepiting rebus yang sering papa mu buat. Hari ini usia mu telah menginjak 10 tahun, sungguh pencapain yang luarbiasa dari kehidupan mama. Terselip maaf di hari bahagiamu pada dirimu dan papa, terlintas dibenak mama lelaki yang telah lama membuat batin dihati mama, membuat rasa malu terhadap  Tuhan, membuat mual jika mama terus mengingatnya walaupun sebenarnya lelaki itu ayah kandung mu nak, teman kerja ayahmu. Yang pada tanggal 12 januari 1994 telah membuat dirimu ada dirahim mama, papamu tak tau,jika dirimu bukan hasil dari spermanya. Ahh dasar ingatan bodoh! Mama malu mengingat nya, mama benci dengan lelaki itu. Lelaki itu telah membuat  penyesalan mama terhadap  papamu, lelaki yang mama sangat cinta. Tapi, putri kasih mama, kau takperlu tau akan hal ini karna papamu saat ini adalah papamu, orang tua mu, lelaki hebat di hidup mu tak seperti ayah kandung mu.

 

24 maret 2011. Lihat nak! Itu ayah kandungmu, lihat dengan congkaknya dia berbincang dengan papa mu tanpa ada penyesalan akan perbuatannya 18 tahun lalu, dia membawa anak nya yang berumur  sama dengan mu. Kau terlihat tersipu malu melihat anak si lelaki bodoh itu, jangan pandangi dia seperti itu nak.. dia tak baik, dan mungkin dia sama bodohnya dengan ayahnya. Mama menarik tangan mu untuk pulang dengan alasan, mama punya janji dengan temen arisan mama dan papa mu mengizinkan tapi kau berusaha menolak paksaan mama, “aku mau pulang dengan papa” begitu pintamu. Mama mengikhlaskanmu untuk berbincang dengan anak lelaki itu walau terbentuk kekecewaan diwajah mama.

 Selarut ini kah kalian pulang, menagapa lama sekali nak. Kau dibawa kemana oleh lelaki itu? Mama terus mengintrogasi mu, tapi kau bilang “mama kayak ga pernah muda aja” dengan sedikit candaan dan kedipan mata kau lontarkan ke papamu dan kau pun berlalu ke kamarmu dengan sedikit lantunan lagu Bunga Citra Lestari kalau tak salah “tuhan yang tau kucinta kauuuu ”. Ya tuhan kau jatuh cinta kah nak? Dengan anak lelaki itu? Mungkin kah ini karma atas perbuatan buruk mamah yang lampau? Yang mengakibatkan kau jatuh cinta pada anak lelaki bodoh itu? Sungguh ampuni aku Tuhan…

 

-THE END

 

Karmeli ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar